Ya , setiap insan tentu memiliki kekurangan dan masa lalu yang mungkin cukup memilukan.
Ketika seseorang meresa kalau dirinya rendah , di ketika itulah ia berharap agara pasangannya mampu menerimanya.

Bukanya di ekspresi , namun juga dalam bentuk perbuatan.
Sayangnya , tak semua komitmen manis di awal pernikhana mampu dibuktikan sebagian orang.
Bahkan nyatanya , tidak sedikit orang yang justru rela menyakiti pasangannya dnegan cara yang menyakitkan , berbandinig terbalik dengan apa yang dulu dijanjikan di awal pernikahan.
Hal serupa juga dialami wanita ini.
Ia bahkan tak pernah mengira kalau sosok suami yang sangat ia cintai justru berbuah pasca ia menikah.
Perubahan yang terjadi pun bukan perubahan biasa.
Mau tahu bagaimana kisah selanjutnya?
Berikut kisahnya:
***
Aku mengenal pacaran ketika saya sekolah SMK.
Aku merantau di kota dan tinggal bersama bibiku.
Kemudian saya kenal dengan laki-laki.
Sungguh saya sangat polos.
Aku tergoda.
Aku diajarkan ciuman dan diajarkan yang lain olehnya.
Sebut saja namanya D.
Aku selalu putus nyambung dengannya.
Dan hingga saya lulus sekolah , saya masih bekerjasama dengannya tapi status kami tetap ibarat itu , putus nyambung.
Tahun 2015 saya mulai kerja di Jakarta , saya ngekost dengan teman-temanku.
Meski begitu saya selalu pulang sebulan sekali ke Serang untuk menemui D.
Tetapi saya dan ia statusnya tidak pacaran.
Hanya mantan , tetapi dekat.
Hingga pada alhasil , di bulan Februari 2015 keperawanan saya ia renggut.
Entah kenapa saya merelakannya.
Padahal ketika itu saya gak pernah mau.
Tetapi dipaksa.
Nasi sudah jadi bubur.
Sejak kejadian itu , saya sudah melaksanakan hal tersebut 3x bersamanya.
Hingga pada alhasil bulan April 2015 saya menemukan laki-laki lain di Jakarta , sebut saja namanya R.
Dia sangat membuatku nyaman.
Tidak ibarat mantanku yang teramat cuek.
Tetapi ketika saya erat dengan Si R , saya masih kontakan dengan Si D.
Entah apa yang terjadi pada diriku.
Dua kali bertemu dengan R , saya pernah maen kepuncak dengannya.
Entah apa yang ada dipikiran aku.
Aku mau saja diajak menginap di penginapan di puncak.
Awalnya saya sudah bilang saya tidak ingin macam-macam.
Iya ia iyakan.
Tapi mungkin setan sedang merayu.
Kami melaksanakan korelasi yngg tidak seharusnya dilakukan.
Sungguh.. sangat hinanya diri ini.
Melakukan hal itu dengan 2 laki laki yang berbeda.
Singkat dongeng , Si R sudah mengetahui bahwa saya tidak perawan.
Dia juga tahu yang melaksanakan itu yakni mantanku , si D.
Tetapi ia mau menerimaku.
Dan bahkan ia suruh saya memilih.
Pilih ia atau si D.
Aku berpikir saya sangat nyaman dan bahagia bersama si R.
Aku selalu merasa sakit hati ketika bersama si D.
Aku pun memutuskan untuk menjauh dari si D dan bekerjasama tanpa status dengan Si R.
Setahun kami menjalani korelasi ini , setiap Minggu kami melaksanakan perbuatan hina itu.
Hingga pada alhasil akumengajak ia menikah.
Aku tidak ingin ibarat ini terus , terus-terusan melaksanakan dosa.
Dia setuju.
Maret 2016 saya dilamar olehnya.
Lalu pada bulan April saya telat haid , saya positif hamil.
Untunglah pada simpulan April saya menikah dengan si R.
Singkat dongeng , Desember 2016 saya melahirkan.
Sangat bahagia memiliki anak yang sangat manis , Laki laki dan sangat lucu.
Sekarang anakku sudah berumur di atas 5 bulan.
Tetapi hal yang buruk terjadi dalam keluargaku.
Aku dengar suamiku bersleingkuh dengan sahabat wanita dikerjaannya.
Awalnya saya hanya tau ia hanya jalan-jalan saja.
Tetapi.. Satu hari kemudian suami saya jujur bahwa ia merenggut mahkota wanita itu.
Sungguh hati saya sangat hancur.
Hancur.
Hingga saya buta hati dan buta pikiran.
Saya mencoba bunuh diri dengan menggoreskan pisau di tangan saya.
Saya mencoba menyakiti diri saya sendiri.
Saya tidak terima.
Dia berkata , “Aku kan nerima kau , kau tidak perawan. Sekarang kau harus nerima apa yang saya lakukan.”
Sangat hancur hati saya.
Astagfirullah.
Saya sudah tobat.
Saya kira suami saya nerima saya apa adanya.
Tapi itu semua bohong..
Dia beralasan bahwa ia melaksanakan itu alasannya ingin mencicipi wanita virgin.
Entah saya harus berkata apalagi.
Saya rasa semua ini kesalahan saya.
Kemudian , saya memaafkan dia.
Tapi ia tidak mampu menjauh dari wanita itu.
Saya tersiksa.
Saya sakit hati Tuhan..
Dia bilang ia sangat mencintai wanita itu.
Dia bahagia bersamanya.
Sangat duka hati ini mendengar kata-kata itu.
Oke saya mencoba berlapang dada.
Saya tau ini kesalahan saya dimasa lalu.
Saya meminta cerai kepada suami saya tetapi ia tidak mau.
Saya ingin ia tanggung jawab kepada wanita itu dan cerai dengan saya , tapi ia tidak mau meninggalkan saya.
Di situ saya sangat hancur.
Saya dilema.
Apa yang harus saya lakukan.
Setiap hari saya melihat chat-chatan mesra suami saya bersama wanita itu.
Saya tidak ingin ibarat ini terus.
Merasakan sakit hati melulu.
Saya bertanya. “Sampai kapan kau ibarat ini. Tolong tegas. Jangan menyakiti saya terus”
“Sampai saya resign dari pekerjaan dan mampu menjauh dari wanita itu.”
Alhamdulillah suami saya alhasil resign.
Selama 3 tahun ia bekerja dan alhasil resign hanya alasannya wanita.
Akan tetapi suami saya ternyata tidak mampu meninggalkan wanita itu.
Selalu chat lagi chat lagi.
Ya Allah.
Cobaanmu.
Hingga pada alhasil , wanita itu sendiri yang bilang tidak ingin ibarat ini terus.
Dia menjauh dari suami saya.
Tidak chat-chat lagi.
Dan suami saya oke kalau memang itu kemauannya.
Sekarang. Suami saya kembali ke pelukan saya.
Tapi mungkin tidak hatinya.
Hatinya masih dengan wanita itu.
Sikapnya berbeda.
Tidak ibarat dulu yang selalu bersikap manis denganku.
Aku selalu memposting status wacana perselingkuhan di FB dan IG , serta menceritakan kepada keluarga saya bahwa suami saya selingkuh.
Tetapi hanya jalan-jalan doang.
Tidak menceritakan bahwa mereka melaksanakan korelasi terlarang.
Kemudian… Dia memposting foto berdua dengan wanita itu di FB.
Keluarga saya melihat itu dan mencaci maki suami saya.
Saya menjelaskan bahwa ia memposting itu dengan seizin saya.
Suami saya tidak terima kalau keluarga saya mencaci dia.
Kemudian.. hal yang sangat memalukan terjadi.
Dia meng-SMS mamahnya atau mertua saya , ia mengatakan , “Istri saya tidak perawan.”
Kontan saya menjerit melihat itu semua.
Kenapa ia melaksanakan itu?
Kenapa ia melaksanakan itu?
Saya hancur kembali.
Itu malu saya.
Saya tidak terima.
Kata cerai ia lontarkan.
Tetapi saya diam..
Saya hanya mampu menangis dan menangis.
Kemudian mertua saya berkata , “Itu bayi anak siapa ,”
Aku jawab , “Itu anak suami saya.”
Kemudian saya bilang ke mertua saya , “Iya saya tidak perawan dan kemarin anakmu selingkuh dan merawanin wanita lain.”
Sontak mertua saya berkata kepada suami saya , “Kenapa kau menikah dengannya kalau tahu ia sudah tidak perawan”.
Mertua saya juga menanyakan , “Apa wanita lain itu tidak meminta pertanggungjawaban setelah kau merawanin dia?”
Suami saya membisu sementara saya menangis sejadi-jadinya , saya malu.Malu.
Sungguh malu.
Suami saya cuek.
Dia terus memarahi saya.
Karena keluarga saya juga mencaci maki dia.
Ya Allah. Ujian apa ini..
Hati saya mulai damai ketika mertua saya SMS , “Masalalu istrimu lupakan. Dia kan sekarang sudah jadi istrimu. Dan sudah ada anakmu juga. Terima ia apa adanya.”
Sujud syukur saya membaca SMS mertua saya.
Tetapi suami saya malah ketawa.
Kenapa ibunya tidak memarahi saya.
Dia masih saja cuek.
Dia mencoba menghubungi wanita selingkuhannya itu kembali.
Saya menangis lagi sejadi-jadinya.
Dan saya kemudian meminta maaf.
Saat tidak ingin bertengkar , alhamdulillah hati suami saya tersentuh.
Dia mulai baik terhadap saya dan meminta maaf.
Tapi saya malu kepada mertua saya.
Saya tidak ingin bertemu dengannya..
Malu..
Hingga sekarang suami saya tidak bekerja.
Kami tidak mempunyai uang.
Hingga HP harta kami satu satunya dijual , buat bayar kontrakan.
Sakitt..
Perselingkuhan mengakibatkan hilang pekerjaan , kehilangan rezeki dan itu nyata….
Tetapi dongeng hidup saya sangat memiliki kegunaan buat para pembaca.
Agar para pembaca menyadari apa artinya kesucian.
Jaga keperawanan.
Jaga.
Jangan hingga kau menyesal di kemudian hari.
Untuk pria , tolong jangan pernah kalian menodai orang yang kau cintai.
Doakan saya supaya saya sabar dan selalu tabah.
Hingga pada alhasil bahagia itu datang.
sumber : palembang.tribunnews.com
0 Response to "Menunggu Sang Suami Pulang Ia Kaget Menerima Telepon Seseorang Tak Disangka Suaminya Sudah Begini!!"
Posting Komentar